Indonesia
dengan potensi kekayan alamnya
mempunyai berbagai macam potensi pangan lokal khas daerah yang bisa
dikembangkan. Namun skala produksi yang masih kecil dan mekanisme
jaringan distribusi yang masih lemah menjadi persoalan produsen pangan lokal
sulit berkembang. Skala produksi
pangan lokal di era globalisasi kini sangat mempengaruhi sistem pasokan makanan
dimana jarak pangan lokal yang harus diangkut untuk menjangkau konsumen
meningkat. Situasi ini tidak hanya mengurangi hubungan antara produsen makanan
lokal dengan konsumen global, namun juga meningkatkan emisi gas rumah kaca
karena sistem rantai pasok logistik yang terlalu panjang.
Gambar 1. Buah Naga dan Apel Lokal
Sumber : Dokumentasi Pribadi


